Menjadi guru berprestasi dan berdedikasi di daerah 3T
Nara Sumber : Khamdan Muhaimin, S.Pd, Gr
Rabu, 24
Februari 2021
Perkenalkan
nama saya Khamdan Muhaimin, S.Pd, Gr. Saya Bertugas di SMPN 5 Sambi Rampas Kab.
Manggarai Timur, Provinsi NTT. Kelahiran saya di Kabupaten Banjarnegara, Jawa
Tengah.dan dari
menulis serta melakukan penelitian inilah, menghantarkan saya pada berbagai
kegiatan lomba di tingkat nasional sejak
tahun 2015
Saya
akan berbagi pengalaman selama bertugas di daerah terpencil dengan tema menjadi
guru berprestasi dan berdedikasi di daerah 3T (Terdepan, terluar dan
tertinggal) dan
alhamdulillah saya juga mendapat kesempatan untuk mengikuti short course di
Jepang selama 21 hari
Sebelum menjadi
guru di NTT saya pernah menjadi guru honorer di SMK Muhammadiyah Weleri Kendal
dan SMKN 1 Mandiraja Banjarnegara Jawa Tengah.yang paling sulit hanya
menyelesaikan tulisan kita yang pertama saja, jika satu karya pertama sudah
berhasil kita selesaikan, maka tulisan yang ke dua dan seterusnya akan lebih
mudah
Setelah itu saya mengabdi di
daerah 3t (terdepan, terluar dan tertinggal) dari tahun 2015 sampai sekarang
kurang lebih selama 6 Tahun. Tentu sudah bisa membayangkan kondisi daerah terpencil.
Saya bercerita sedikit tentang kondisi di tempat saya. Di tempat saya tugas
tidak ada Listrik, sinyal susah, air susah, jalan rusak mendaki menurun
sedangkan mata pencaharian orang tua berkebun/petani kopi yang hasil panenya
satu tahun satu kali, di tempat saya mengabdi kehidupan orang tua siswa adalah
golongan ekonomi menengah ke bawah. Desa kami terdiri dari 7 kampung yang
lokasinya berjauhan perkampung.
Menuju ibu kota kab.
membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. Jadi kalo mau makan bakso, mie ayam,sate
dkk nya ya ke kota dulu heheh… tapi semua itu saya nikmati karena dengan
menikmati dan mensyukuri proses kehidupan ini semua terasa ringan..
Saya dan warga di sana tidak
pernah atau jarang sekali membeli sayur ke kota karena kita menanam sendiri
untuk dimakan sehari-hari, kalo beli tidak mungkin karena ke pasar saja jauh
sekali. Kita tanam labu, daun singkong, kubis, buncis, daun pepaya. Tetapi
makanan favorit adalah daun singkong, labu beserta daunya karena tumbuh setiap
saat (tidak mengenal musim) sedangkan kubis menunggu musim kemarau. Untuk lauk
kita biasanya dengan telur,mie instan, ikan asin, ikan basah kalo musim ikan
dan ayam pedaging .
Adat di daerah 3t sangat
kuat, berbagai acara adat masih ada misalkan di daerah kami adalah :
1. Irong, tidak boleh berteriak, menyalakan api,
ribut, selama 1-2 hari, tujuanya adalah supaya hasil panen melimpah.
2. Acara mbaru dor, adalah masuk rumah baru
mereka menggunakan berbagai acara adat.
3. Kepok tuak adalah adat menyambut kedatangan
tamu dengan berbicara adat menggunakan tuak, rokok dan ayam kampung. Ungkapan
ketulusan orang disini menerima tamu dan kegembiraan menyambut tamu baru.
4. Makan padi baru, acara pesta sekolah dll.
Dari sinilah saya mulai
menulis tepatnya tahun 2016. Menulis tentang berbagai tantangan dan solusi menjadi pendidik di
daerah 3t. Pertama kali menulis langsung membawakan saya menjadi finalis (10)
besar kegiatan Simposium GTK 2016 di Jakarta yang diselenggarakan oleh
Kemdikbud RI.
Saya menulis karena saya
ingin pendidikan di daerah khusus atau daerah terpencil yang masih serba
kekurangan dari berbagai akses dapat diperhatikan oleh pemerintah. Dan saya
berharap dengan menulis tentang perjalanan di daerah 3t dapat memotivasi para
guru-guru yang berjuang di garis depan daerah terpencil supaya para pendidik
semangat berinovasi dan menginspirasi di walaupun di daerah
terpencil.
Saya belajar menulis dari
masalah, dengan menemukan persoalan/masalah di daerah 3t saya rangkum/tulis.
Tidak hanya menulis masalah saja akan tetapi juga memberikan solusi melalui
tulisan maupun tindakan
Motto : “Sebaik manusia
adalah yang bermanfaat untuk orang lain”
Di daerah 3t saya mendirikan
rumah belajar, rumah belajar berdiri tahun 2016 sampai sekarang. Anak-anak setelah pulang sekolah makan
istirahat sebentar kemudian ke kebun untuk ambil kayu bakar dan sayur kemudian
pulang makan malam dan tidur karena kelelahan sehingga tidak sempat belajar.
Melihat kondisi itu maka saya mendirikan rumah belajar supaya anak semangat
belajar dengan menyajikan kegiatan les matematika, membaca buku, menggambar,
mewarnai, bulu tangkis, bola voli, puzzle dll. Sedangkan malamnya pukul 19.30
wita anak-anak juga dapat belajar mengoperasikan laptop dan akses internet
gratis di rumah belajar. Dan yang membuat saya senang, rumah belajar pernah
mendapatkan kiriman buku dari mba Najwa Shihab sebagai duta baca Indonesia. Dan
mengunggah kegiatan rumah belajar saya ke instagramnya.
Selain itu saya juga menjadi
relawan di daerah 3t dengan membuat proposal bantuan ke berbagi instansi bagi
negeri maupun swasta. Yayasan, kampus, komunitas, media online, perpustaakan
daerah, nasional, kita menjalin kerja sama dengan mereka. Kemudian setelah
mendapatkan apa yang di dapat saya mewakili donator membagikannya seperti
membagikan flashdisk vidio pembelajaran program kirim budi ke sekolah SD, SMP
dan SMA, membagikan seragam sekolah, buku bacaan, alat tulis ke sekolah SD, SMP
dan SMA di tempat saya mengabdi, membagikan mukena, alquran, iqro, buku, karpet
masjid ke umat muslim minoritas di masjid fatahillah. Saya mewakili donator
dari jawa juga membuat dua sumber mata air dan 4 bak penampung air untuk warga
sekitar yang kekurangan air di daerah 3T.
Di sekolah saya yang merupakan
daerah 3T sinyal susah kadang blank sinyal 3 hari, coba bayangkan 3 hari tanpa
HP,oleh karena itu saya menginisiasi sekolah berbasis digital seperti :
Computer Based Tes offline dan pemilihan ketua Osis offline merupakan pertama kali dilaksanakan
di sekolah kami dan pertama kali juga di kab. Manggarai Timur, cara kerja ini
digital akan tetapi tanpa menggunakan sinyal dan kartu perdana, selain itu kami
juga membuat kelompok belajar mini di setiap kampung.
Prestasi terakhir kemarin di
nobatkan menjadi Guru SMP Inspiratif Tingkat Nasional 2020 yang
diselenggarakkan oleh Dirjen GTK Kemdikbud di Hotel Serpong, Tangsel. Semoga
berikutnya Bapak/Ibu hebat akan mendapatkan apresiasi ini. Aamiin
Kalo saya biasanya ada
persoalan di sekitar kita catat kemudian dibaca malamnya sembari mencari solusi
dg inovasi2 yang bisa kita lakukan, jika belum ketemu cari sampai ketemu bu,
suatu saat dg kesabarn nnti ada solusi bu untuk mengatasinya.
Karena saya merasa bahwa
Indonesia itu luas, jadi dimanapun ditugaskan selama masih di NKRI saya siap,
apalagi untuk mencerdaskan anak bangsa, itu motivasi saya, apalagi saya orang yg punya jiwa merantau. Dinikmati
dan disyukuri saja
Memberikan perubahan di
masyarakat itu harus pelan-pelan, kita lebih banyak menggali dari mereka, pelan-pelan
kita berikan kelebihan dari program yg akan dibuat, di sekolah kepsek saya
sngat mendukung dg kegiatan yg akan dilakukan, di masyarakat juga bgitu mereka
sangat antusias dg hal2 yang baru tentunya.
Itulah kalo kita berada di
pedalaman, kedatangan kita sangat diharapkan, karena mereka tau akan membawa
perubahan ke arah lebih baik.
Dulu sya 2 tahun di weleri di
smk muga. Bertahan karena sudah menjadi prinsip saya sebagai guru yg siap
ditempatkan dimana saja, demi mencerdaskan anak bangsa dan membawa perubahan,
masalah/kendala di daerah 3t itu banyak sekali, saya berusaha mengatasi dengan
menulis dan bertindak, mengikuti lomba/menjuarai lomba hanya bonus, prinsipnya
bekerja dg ikhlas InsyaAlloh nanti Alloh memberikan yg terbaik.
Saya pribadi masih merasa
belum melakukan apa-apa, mungkin ada yg lebih dari saya pak, hanya saja mungkin
belum terekspose, mengikuti perlombaan hanya untuk menginspirasi Bapak/Ibu yg
lain supaya lebih dari saya..tentang kesuksesan saya hanya bisa melakukan ini.
Saya belum sukses, masih minim prestasi. Yang penting bekerja dg ikhlas
dinikmati dan disyukuri.
Teruslah
mengabdi dimanapun kita berada, ilmu yg kita berikan akan berdampak pada generasi
berikutnya, guru tidak hanya mengajar tetapi juga bisa berkontribusi bagi
lingkungan sekitar yang membutuhkan, terus menjadi teladan bagi anak didik,
terus berkarya, berinovasi dan menginspirasi, selamat mengabdi, semoga sehat
selalu dan berusaha memberi manfaat kepada orang lain.
Komentar
Posting Komentar