Motivasi Berprestasi

 

Oleh Dede Suryana,S.Pd.,MM

Senin, 22 Februari 2021

 

Banyak profesi diluar sana,semua profesi adalah baik, akan tetapi profesi seorang guru adalah MULIA Knapa begitu...? Karena apapun profesi yg sekarang tanpa kehadiran seorang guru tidak akan terjadi jadi bapak dan ibu guru hebat harus bangga dengan profesi saat ini, bersyukur sudah menjadi guru, baik yg Honorer ataupun yg sudah ASN, syukuri, nikmati dan jadilah guru sebagai pelayan buat peserta didik kita karena guru adalah fasilitator bagi mereka apalagi dimasa Pandemi sekarang ini...

 

Saudara guru hebat yg Abah sayangi dan Abah banggakan, Abah mohon maaf tidak bermaksud menggurui atau pun Abah pamer dengan prestasi, akan tetapi apa yg diraih oleh Abah selama ini adalah bonus, selama Abah berkiprah di dunia pendidikan tidak terpikirkan ke arah sana, tapi ada suatu ungkapan yg sering Abah sampaikan sbb:

Dalam hidup akan dipertemukan dengan pertemuan yg misterius, setelah orang lain mengakui kemampuan dan keunggulan diri kita maka akan memicu sikuit yang luar biasa nah mungkin setelah sekian lama Abah bergelut di dunia pendidikan beberapa tahun Abah dipertemukan dengan pertemuan misterius ini

 

Saya mengabdi baru 10 tahun. Alhamdulillah, bangga dengan gelar guru. Aminn

Bapak dan ibu guru hebat, satu hal dalam hidup Abah, Abah selalu mencatat apa yg harus dikerjakan dan kerjakan yg sudah dicatat artinya kalau ada tugas kerjakan, kalau ada ide tuliskan, nah nanti pasti akan timbul permasalah dan kesulitan, nah untuk mencari solusi yg pertama Abah lakukab adalah bertanya, karena ada istilah, ciri orang yang berfikir adalah bertanya...πŸ˜πŸ™

 

Tetap semangat semoga di tahun ini dipertemuka. Dengan pertemuan yg misterius... Yg menjadi cita" guru hebat...

 

Pengalaman Abah mengajar, mengajar di SMP, di SD, dan sekarang Alhamdulillah dipertemukan dengan seorang guru hebat Abah diberi amanah juga mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung... Dan Abah juga Alhamdulillah diberi kesempatan untuk berbagi dengan guru hebat tahun kemarin menjadi NS untuk Bimtek guru pembimbing khusus bagi guru yg mengajar di sekolah inklusif di Indonesia, suatu kebanggan tersendiri bisa berbagi dengan mereka, dan malam ini suatu kehormatan om Jay memberi kesempatan Abah untuk sedikit barbagi dengan guru hebat disini, semoga sedikitnya menambah motivasi untuk berkarya dan mengupgrade pengetahuan untuk lebih baik lagi, karena guru zaman NOW, adalah guru yg harus nyaman didalam zona ketidak nyamanan dan guru pembelajar yg tidak berkesudahan semoga saudara guru hebat menjadi bagian dari guru zaman Now iniπŸ˜πŸ™πŸ™

 

Insya Allah, tidak ada yg tidak mungkin, Abah yakin disini banyak yg akan menggantikan Abah dikemudian hari, kalau saja Allah memberikan  umur panjang kepada Abah, ingin sekali suatu saat ada guru yg menyapa, Bah benar apa yg disampaikan Abah, sekarang saya menjadi narasumber dan mendapat apresiasi Abah tentu akan sangat bangga sekali... 😒😒

 

Basik S.1 Abah adalah jurusan Pendidikan khusus, atau PEndidikan Luar Biasa(PLB) Abah mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK)

 

PDBK adalah guru abah, Abah ada diposisi ini karena Abah belajar dari mereka... Mereka nanti yg akan menuntun kita ke syurga ya Allah SWTπŸ™πŸ™

 

Saudara Abah yg Abah cintai dan banggakan, malam ini mudah mudahan momentum yg baik untuk mengasah kemampuan, dengan kolaborasi seperti ini, akan menambah amunisi untuk terus bergerak dan menggerakkan guru yg lain, tidak sedikit di luaran sana teman" kita asik di zona nyamannya... Nah sekarang bapak dan ibu menjadi duta untuk menggerakkan mereka... Informasi ini jarang, jadi cocok sahabat guru hebat gabung disini...

 

Ini menandakan bahwa perubahan itu akan terus berubah, tinggal kita yg harus siap dan mau berubah ke arah yg lebih baik, Nabi Muhammad SAW, bersabda, kalau hari ini sama dengan hari kemarin adalah orang yg merugi...

 

Semoga Allah buka pintu rezeki dari jalan yg tak disangka2

 

Kalau kemauan ada manusiawi, tapi bukan tujuan utama Abah, knapa karena hidup dan kehidupan bukan dari status PNS atau Honorer, menurut Abah semua sudah ada suratan tangan, dulu Abah berfikir dengan usia yg sudah tidak muda lagi tidak ada kesempatan untuk menjadi PNS atau sejenisnya, tapi.... Aturan Allah lain, dengan menggerakkan Rahman dan rahimnya, Allah mengutus dan mengetuk para pembuat kebijakan untuk mengadakan seleksi PPPK ini mungkin jawaban yg selama ini yg tidak pernah Abah atau teman" fikirkan. Jadi intinya Abah menikmati proses dan menjalankan tugas sebaik mungkin. 

Kalau menjadi honorer Abah tidak jenuh dan Abah mencintai profesi sebagai Guru nya terlepas apa itu PNS atau Honorer...

 

Prestasi yg Abah sangat banggakan tat kala bertemu alumni yg sudah berhasil dan mengatakan benar apa yg bapak katakan dulu bapak mengatakan begitu dan saya kadang mengacuhkannya, tetapi setelah saya dewasa benar apa yg bapak katakan dan saya melakukannya Alhamdulillah saya seperti ini nah itu kejadian yg pernah Abah alami....

 

Untuk prestasi yg Abah raih Abah syukuri karena itu semua adalah kemudahan dan bonus dari yg Khaliq...

Perjalan Abah panjang banyak liku liku hidup dalam bekerja di dunia pendidikan, tapi Abah selalu menco untuk tetap fokus pada pekerjaan intinya bagiamana bisa mengakoomodir kebutuhan pendidikan para peserta didik, disamping kegiatan yg laiinya, intinya harus bisa membagi waktu,

 

Mungkin tahun ini kesempatan Abah, dan tahun berikutnya adalah giliran orang lain untuk berkarya, tidak ada kata terlambat, Abah yakin ibu akan lebih baik dari Abah, dengan segala keterbatasan Alhamdulillah Abah bisa menyelesaikan pendidika meski berdarah" knapa Abah tempuh, untuk untuk membanggakan diri tapi utu semua Abah merasa kurang dan masih banyak kekurangan, salah satu yg memotivator Abah untuk berkarya dan melanjutkan pendidikan tak lain dan tak bukan  adalah Om Jay, Abah sempat beberapa kali berkesempatan duduk bareng dalam suatu kegiatan dari Kemdikbud, dari sana Abah termotivasi Alhamdulillah selesai atas ijin Allah...

 

Kerjakan yg harus di kerjakan hari ini, nanti akan dipertemukan yg misterius yg akan memicu sirkuit yg lebih hebat lagi

 

Yang membuat Abah bisa bertahan untuk terus mengajar, mungkin karena tuntutan hati dan dulu Abah bercita" ingin menjadi guru, tapi ga kesampaian pada tahun 1981 Abah sudah ditinggal ayah, maka pada waktu itu Abah pendidikan hanya sampai SMA, tapi pada tahun 1987 Abah ditawari untuk mengajar di SMP oleh guru Abah, karena mungkin pada saat SMP beliau mengetahui kompetensi Abah, 20 tahun ngajar di SMP dgn pendidikan SMA, 2006 hijrah ke Bandung dengan pendidikan SMA mengajar di SD, 2010 ikut seleksi beasiswa S.1, atas doa dari keluarga dan anak" hebat Abah lolos kuliah S.1 di UPI Bandung jalur Beasiswa, 2014 lulus ini perjalanan cukup berat, di usia 40 tahun kuliah S.1 sudah berkeluarga lumayan berat memang biasa kuliah dibiayai oleh pemerintah, untuk operasional berbgai dengan dapur,... Tahun 2016 masuk S.2 lulus tahun 2018 di usia 50 tahun..

 

Menunggu misterius cukup lumayan semoga saja Abah dan teman guru hebat dipertemukan dengan takdir yg misterius yg lebih baik lagi baik untuk sahabat guru honorer ataupun PNS, pada prinsipnya sama mengabdi kepada murid...

 

Luar biasa dulu bapak ditempatkan ditempat yg terpenci dengan kondisi yg mungkin bisa mengancam jiwa bapak pada saat berangkat menjalankan tugas, listrik belum ada, tapi Alhamdulillah anak" bisa tertangani dengan baik karena konsen dan fakus,...

Tantangan sekarang seiring dengan kamjuan teknologi anak" menjadi sebaliknya anak jadi fokus ke game tidak fakus pada pelajaran... Bagaimana untuk mengatasi hal tersebut...

1. Bapak menjalin kolaborasi dengan orangtua libatkan orangtua untuk mengawasi putra putrinya terkait pengguna hp.dan teknologi

2. Minimal 1x dalan satu Minggu ada refleksi untuk mengetahui progres setelah bapak memberikan PR buat ortunya

3. Jalin hubungan emosional baik dengan orangtua atau pun siswa sehingga nantinya  orangtua dan siswa bisa saling mengerti dan akan bijak untuk menggunakan sarana teknologi ini.

4. Jangan pernah menghentikan/ melarang anak untuk mengekplor kemampuan dalam teknologi tapi batasi dan berikan tanggungjawab, sekarang ada istilah PPK (Profil Pelajar Pancasila) yg menitik beratkan kepada karakter CERDAS BERKARAKTER

 

Kerjakan apa yg ingin dikerjakan, yaitu memberikan layanan kepada peserta didik, diberi tugas tambahan oleh kepala sekolah, terima dan kerjakan, tentu Abah sudah sampaikan pasti akan mendapatkan kendala, untuk mencari solusi jangan malu dan segan untuk bertanya. Itu yg dilakukan oleh Abah... Apapun yg beliau tugaskan Abah terima, nah disana terjadi pembelajaran, menambah tugas berarti menambah ilmu, lelahnya itu akan menjadi lillah dan ibadah...

 

Abah sebnarnya tidak melihat ke arah sana, bekerja Abah tidak didasari untuk lomba, dan untuk mencari prestasi, itu tadi Allah mempertemukan dengan takdir yg misterius sehingga ada saja yg mengajak Abah supaya mengikuti event, kadang Abah pada saat tahun 2019 dipakasa oleh ibu pengawas, supaya ikut, ikut dan ikut,... Pada saat itu Abah lagi sibuk" nya di sekolah...tapi atas ijin Allah di tahun 2018 Abah dapat juara 2 inovasi pembelajaran guru pendidikan inklusif nasional...

 

Tuh intinya nanti dengan sendirinya kalau orang lain sudah mengetahui potensi diri kita maka sirkuit itu akan dimulai untuk dipacu

 

Abah selalu mengatakan tidak ada yg tidak mungkin, banyak teman Abah guru muda berprestasi baik nasional ataupun internasional....

Intinya tekuni apa yg didapat hari ini lanjutkan dan fakus keahlian yg maddem punya luar biasa salah satu potensi yg jarang dikunyai semua orang...

Abah mengutip dari profesor Suhendra...Jadilah orang Gila karena orang gila itu berbeda dengan yg lain...

 

Harus jadi orang gila dalam kompetensi yg dimiliki Madden kemampuan bahasa peranci dan biano berikan ilmunya kepada peserta didik... Kolaborasi sinergi akan menjadikan sesuatu yg dapat diperhitungkan...

 

Teruslah mengabdi dimanapun kita berada, ilmu yg kita berikan akan berdampak pada generasi berikutnya, guru tidak hanya mengajar tetapi juga bisa berkontribusi bagi lingkungan sekitar yang membutuhkan, terus menjadi teladan bagi anak didik, terus berkarya, berinovasi dan menginspirasi, selamat mengabdi, semoga sehat selalu dan berusaha memberi manfaat kepada orang lain.

 

Bakti dan karya yang luar biasa semoga ini menginspirasi semua

Komentar