CARA JADI PENULIS
CARA JADI PENULIS
Malam yang penuh perjuangan untuk
mewujudkan hasil tulisan pertama dalam pelatihan belajar menulis. Kaku untuk
memulai menulis kata per kata. Alhamdulillah dengan segudang perasaan yang tak
karuan, resume pertama terukir dalam kata.
Pertemuan pertama dengan narasumber hebat Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. Saat beliau diamanahi sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta. Motto dalam hidupnya, “Bersemangat menggapai ridha Allah dengan berbagi dan silahturahmi”. Beliau memaparkan tentang Cara Menjadi Penulis. Para peserta diajak untuk mampir sejenak menuju blog nya www.srisugiastutipln.com .Beliau memaparkan pengalaman mulai bisa menulis. Diawali dari kegemaran nya membaca, mengikuti dunia jurnalistik walau hanya sesaat. Kemudian mulai terjun kembali menjelang usia lima puluh tahun pada saat kuliah S2.
Menjadi penulis kita harus memiliki mind set. Ubah mind set negatif menjadi mind set yang positif. Kita harus memiliki semangat yaitu better late than never, temukan ide dari lingkungan terdekat dan utamanya harus membangun mental yang kuat.
Kiat menjadi Penulis
1.
Tentukan target
2.
Tidak usah muluk-muluk
3.
Mulailah menulis apa yang
ada di dalam fikiran
4.
Menulis buku menebar
pengetahuan dan mendialogkan kebenaran
5.
Menulis itu mengikat
makna dan menghimpun gagasan
6. Menulis itu perjuangan yang menyenangkan
Persiapan Membuat Outline
1.
Memilih topik
2. Fokus pada topik yang sudah dipilih
Alternatif bagi penulis
pemula untuk mendapatkan pengalaman berharga
bisa menulis “kroyokan” dalam buku antologi. Pastinya lewat buku
antologi merangsang kita untuk lebih semangat belajar menulis karena dari buku
antologi kita bisa melihat
warna tulisan yang berbeda-beda. Bersama
orang-orang yang punya semangat belajar yang sama, akan mendorong kita untuk
segera mewujidkan impian mencatat sejarah kehidupan kita dalam tulisan.
Antusiasme belajar dari
peserta luar biasa. Tembus 20 pertanyaan dari peserta. Pertanyaan yang berkesan
mewakili hati saya “bagaimana menumbuhkan
kepercayaan diri untuk penulis pemula dan membangkitkan mood menulis”. Dengan bijak bu Kanjeng sapaan akrab beliau pun
menjawab “ubah mind set kita yang mengatakan tulisan saya jelek, saya takut,
saya tidak punya potensi. Hilangkan pikiran yang membuat kita merasa tidak
bisa. Kembangkan potensi menulis dengan kita mengaktifkan blog. Tulis apa yang
ada di pikiran kita. Gunakan pedoman 5 W dan 1 H. Kemas tulisan dalam beberapa
paragraph dengan pedoman tersebut. Jangan lupa, biasakan apa yang sudah kita
tulis, baca Kembali. Jadikan menulis itu kebutuhan bukan
kewajiban”.
Di
akhir pemaparan nya bu Kanjeng memberikan motivasi kepada para penulis untuk
segera membuat resume, berpesan jangan menunda tulisan dan ingin mengabadikan
momen kali ini dalam buku antologi Bersama gelombang 18.
Malam
ini sungguh pertemuan yang indah. Tua tak berarti tak mampu berkarya. Memulai di
usia tak muda bukan lagi alasan. Tak bergerak malu rasanya dengan diri sendiri.
Karya apa yang akan kita berikan ke buah hati.
Kutipan ini : Aku dengar aku lupa…Aku melihat aku ingat….Aku melakukan aku bisa…..Hmmm….Cinta menulis tumbuh di hati. Segera menulis untuk tambatan hati
Ukiran Penaku

Ayo semangaatt terus menulis....menuliskan setiap hari dan lihat keajaibannya
BalasHapusMain sini ke Jagoan Banten
terima kasih motivasinya
Hapus