IDE MANULIS

 

IDE BIASA JADI TULISAN LUAR BIASA


Yang kunanti malam kedua akhirnya tiba. Muncullah sapaan hangat dari moderator bapak Bambang Purwanto yang ternyata baru tahu nama kerennya di pelatihan ini adalah Mr. Bams. Pelatihan menulis malam ini narasumber adalah Bapak Wijaya Kusuma yang sapaan bekennya Om Jay. Tema kali ini adalah ide Menulis Bagi Guru”.  Sebenarnya ide menulis bertebaran di depan mata kita. Namun karena belum terbiasa menulis, kita belum bisa menangkap ide yang datang.

Sumber ide yang paling enak ditulis adalah diri kita sendiri dan orang lain. Apa yang kita lakukan sejak mata kita terbuka sampai mata kita terpejam, di saat inilah sumber ide akan datang. Biasanya kita akan lancar menuliskannya. Kita menulis dari sesuatu yang dianggap tidak penting menjadi penting.Banyak cerita dan berita kita sampaikan. Dari mulai status di wa sampai media sosial yang kita ikuti. Pada akhirnya orang lain menjadi tahu apa yang kita alami.

Ide menulis juga bisa dari orang lain. Dari kepala sekolah, rekan guru, sampai peserta didik, semua bisa jadi ide. Semua bisa ditulis kalau kita peka dengan keadaan sekitar kita. Kebaikan, kelemahan, kebiasaan, kemampuan, kegiatan orang=orang di sekitar  kita bisa jadi inspirasi yang menarik. Kadang kala kita memaknai sesuatu itu sangat sederhana. Tetapi ternyata saat diwujudkan dalam tulisan, maknanya bisa terkenang setip masa.

Sekian banyak siswa yang kita miliki. Sekian banyak karakter siswa tersebut,  pasti akan memunculkan ide untuk ditulis di catatan kita. Biasanya sswa yang nakal akan jadi buah bibir. Pastinya kita akan mengenal siswa tersebut. Kenakalan siswa kita bisa jadi tulisan yang menarik. Ide menulis yang lain berasal dari keluarga. Situasi dalam keluarga berubah setiap saat. Om Jay sudah seminggu ditinggal istri beliau. Bukan karena istri marah atau Om Jay membuat ulah. Tapi istri pergi karena mengawasi tukang yang sedang merenovasi rumah mungil di kota Bandung. Rencana bila pensiun tiba, Om Jay akan menghabiskan hari tua di kota kembang ini. Sebab rumah Om Jay di Bekasi seringkali kebanjiran. Om Jay harus hijrah untuk hari depan yang lebih baik.

Sesederhana itu yang ditunjukkan Om Jay. Semuanya dekat dengan kita.

Ada 2 pertanyaan yang menarik. Pertama, bagaimana membumbui tulisan. Om Jay memberikan pengalaman pribadinya dengan mulailah membaca tulisan orang lain. Kutip tulisan orang lain tersebut ke tulisan kita. Catatannya “kutip” sesuai aturan main yang manis. Kedua, tips mengelola ide. Om Jay, simpen di status facebook/twiterr. Biasanya akan jadi satu paragraf. Walau bentuknya yang kita simpan berupa foto-foto, ini akan jadi sumber ide yang menarik. Kalau sudah ada waktu luang, satu paragraph tadi tinggal dikembangkan.

Pesan akhir Om Jay, Setiap Tulisan Akan Menemui Takdir. Ada tulisan yang banyak pembaca dan ada tulisan yang tidak banyak pembacanya. Ini tantangan. Dihadapi dan mulailah menulis. Semua butuh proses.

Terima kasih Mr. Bams atas panduan pelatihannya dan Om Jay atas ilmu dan pengalamannya. Semoga jadi amal jariyah Anda berdua

 

 

Tulisan Penaku

 

Tanggal pertemuan: 7 April 2021

Resume ke: 2

Tema: Ide Menulis Bagi Guru

Narasumber: Wijaya Kusuma, M.Pd

Gelombang: 18

Komentar