KARYA ILMIAH BISA JADI BUKU

 

MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH

 

Kelas belajar menulis perdana selama bulan Ramdhan hari sudah mulai. Terik matahari yang luar biasa, semoga menjadikan pikiran kita semakin terbuka untuk terus belajar. Panasnya bikin membakar semangat belajar menulis, apalagi sudah disapa oleh narasumber kali ini Ibu Rita Wati,S.Kom yang berasal dari Bali dengan ajakan berdoa menyesuaikan keyakinan masing-masing.  

Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, sapaan dari narasumber kita. NORALIA PURWA YUNITA nama lengkapnya, kita sapa dengan Ibu Nora. Aktif menjadi guru IPA dan Prakarya di SMP 8 Semarang dan alumni belajar menulis gelombang 8.  Tema kali ini  tentang “MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH”.

Salah satu hasil karya beliau, 2 diantaranya diterbitkan penerbit mayor Andi :

 

              

Tesis, disertasi, laporan penelitian, skripsi,  PTK, dan best practice dapat dirubah jadi buku, minimal jadi artikel ilmiah. Ini salah satu hasil penelitian Ibu Nora yang jadi sebuah buku.

        

https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/06/kiat-membukukan-laporan-ptk.html

Biasanya hasil penelitian kita, kalau sudah selesai. Tersimpan rapi di perpustakaan. Kenapa harus diubah jadi BUKU ? ada 5 alasan yaitu dapat terbaca masyarakat luas, dapat diperjualbelikan, bagi ASN dapat menambah poin angka kredit, bernilai ekonomis karena kita dapat untung dan ilmu kita kan mengalir tiada batas. Artinya ladang pahala kita makin terbuka lebar.

Pertama, Ubah judul. Fokus pada obyek penelitian. Judul lebih luwes Ketika dibaca dan tidak kaku. Contoh pertama, judul tesis “Pengembangan modul berbasis riset pada materi reaksi redoks untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas X SMA” dirubah menjadi judul buku

“Kiat menulis modul berbasis riset”. Contoh lainnya, judul tesis “Pengaruh penggunaan metode ….. pada pembentukan matematika materi ….. kelas .... SD ..... dirubah menjadi judul buku “Asyik belajar matematika dengan metode I”.

Kedua, Ubah daftar isi. Kita gunakan pedoman 2W+1H. Bab 1 (Why ), isinya tentang alasan penting mengapa penggunaan media/metode/strategi/model yang menjadi fokus penelitian. Rumusan Masalah, Definisi Operasional dan Tujuan Penelitian dihapus saja. Bab 2 (Apa), isinya penjabaran teori2 dari landasan. Seumpama biasanya di bab 2 versi karya ilmiah, ada penjelasan tentang media, jenis media, manfaat media, penjelasan media tertentu, karakteristik suatu media tertentu, hasil belajar, dan lainnya. Masing-masing teori dijadikan bab tersendiri. Contohnya bab 2 hanya menjelaskan apa itu media, bab 3 menjelaskan belajar dan pembelajaran, bab 4 apa itu pembelajaran matematika dan seterusnya. Selanjutnya How, tentang penjelasan bagaimana tahap pembuatan, bagaimana hasil pembuatan, dan bagaimana penerapannya. Catatan pentingnya, hilangkan semua rumus statistika yang biasanya ada di bab 3 karya ilmiah

Ketiga, Ubah isi karya ilmiah. Lebih memperluas isi bacaannya  berdasarkan sumber yang relevan. Contohnya, judul implementasi media  stereofoam pembelajaran organisasi kehidupan untuk meningkatkan kreativitas, maka yang harus dikembangkan adalah tentang Media (Pengertian, manfaat, jenis),  Pembelajaran (materi tentang  belajar mengajar),  Kreativitas (diberi pengertian dan lainnya). Hilangkan semua kata penelitian, PTK dan sejenisnya. Bisa tampilkan grafik yang dianggap penting saja. Mengubah Bab 4, pakai pedoman How. Tulis tentang bagaimana pembuatan yang menjadi objek penelitian, ceritakan bagaimana ketika diaplikasikan dalam sebuah pembelajaran, kira2 menemui kendala apa, masalah apa, kelebihan apa, dan bagaimana hasilnya ketika yang menjadi fokus penelitian itu diterapkan di pembelajaran (dilihat dari hasil belajar siswa, aktivitas siswa selama pembelajaran, respon siswa dan sebagainya).

Keempat, gunakan susunan gaya menulis versi kita. Gaya tulis dan gaya bahasa tergantung yang kita inginkan. Kreatifitas akan terlihat di tahapan ini.

Ada hal penting yang harus kita hindari yaitu Self Plagiarism.  Ada beberapa cara agar kita lepas dari self plagiarism. Pertama, menggunakan teknik parafrasa. Kedua, sematkan rujukan baru. Ketiga, pilih isi karya ilmiah yang penting saja.

Kelima, karya ilmiah yang kita bukukan adalah karya yang sudah dipublikasikan minimal tingkat sekolah.

Keenam, tambahkan ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan penelitian kita.

Ketujuh, jika ada rujukan baru. Rujukan harus resmi. Jurnal ilmiah, e book,,atau karya ilmiah lainnya.

Kedelapan, karya ilmiah minimal 70 halaman, format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf, dan margin disesuaikan dengan aturan penerbit masing-masing.

Ada beberapa hal penting. Isi KTI versi buku, jangan sama dengan isi KTI asli. caranya bisa diparafrasekan atau ditambah rujukan lain. Dengan demikian, meskipun KTI kita sudah menjadi koleksi dari suatu instansi, isinya tidak akan sama dengan KTI kita versi buku. Jadi tidak terjadi self plagiarisme. Menulis KTI menjadi BUKU tiap penulis berbeda, jika intens dan rajin bisa lebih cepat selesai penulisan buku tersebut.

Teknik parafrasa itu salah satu cara merujuk suatu tulisan atau lebih dikenal dengan KUTIPAN. Ada 2 jenis kutipan, yaitu kutipan langsung dan tak langsung. Parafrasa adalah salah satu cara mengutip secara tak langsung. Cara memparafrase yaitu pahami teks asli karya ilmiah kita, tulis gagasan teks, buat daftar kata-kata penting, kembangkan kata-kata penting tadi menjadi kalimat, bandingkan tulisan parafrase yang kita buat dengan naskah asli kita, gunakan tanda petik ganda untuk mengidentifikasi istilah-istilah khusus, terminologi, atau frase yang kita pinjam dari naskah asli, tuliskan sumber rujukan pada kertas catatan kita

Pesan dari Ibu Nora, agar karya ilmiah kita lebih bermanfaat, ubahlah jadi BUKU. Melalui buku kita bisa berbagi ilmu dan manfaat. Ibu Nora dan moderator mengucapkan selamat menjalankan ibadah Ramadhan. Maaf lahir batin atas segala kesalahan, semoga di Ramadhan 1442 H menjadi lebih berkah dan lebih baik daripada Ramadan sebelumnya.

 

Tulisan Penaku

 

Tanggal pertemuan: Senin 12 April 2021

Resume ke: 4

Tema: Menulis Buku Dari Karya Ilmiah

Narasumber:

Gelombang: 18

Komentar

  1. Mantap resume nya bu bgus pengembangan nya👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sllu disemangati...baru tahap usaha selesaikan resume sj

      Hapus
  2. Kalau baca resume teman2 senang banget. Resume nya bagus. Jadi suka bacanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama dg aku...terpesona dg tmn2 semua tulisan nya keren...sy harus bnyk belajar

      Hapus
  3. bagus ibu .... resume nya salam literasi 😊

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. Terima kasih diberi semangat .... Sy harus bnyk belajar

      Hapus

Posting Komentar